Jumat, 18 Agustus 2017

Yudisium Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul 2016



Yudisium Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul
Yudisium Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul

Yudisium Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul 2016

Selasa, 16 Agustus 2016 merupakan hari terpenting bagi para peserta yudisium semester genap 2016/1017 karena hari tersebut mereka akan mengalami perubahan status dari mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul menjadi alumni mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas esa Unggul. Pembukaan Yudisium dilaksanakan pukul 13.00 WIB di Aula Ballroom Kemala Universitas Esa Unggul.
Persiapan Rapat Penentuan Kelulusan Yudisium
Persiapan Rapat Penentuan Kelulusan Yudisium
Pembukaan Yudisium diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dilakukan oleh Kaprodi Kesehatan Masyarakat Bu Putri Handayani SKM MKKK dan Dekan Fakultas Ilmu –Ilmu Kesehatan Bu Dr. Aprilita Rina Yanti Eff, M. Biomed, Apt. Kegiatan Yudisium prodi Kesehatan Masyarakat semester Genap 2016/2017 juga mengumumkan daftar nilai mahasiswa sejumlah 100 orang dengan IPK tertinggi dicapai oleh Sdri. Eka Agustin dengan IPK 3,82 yang mendapat predikat CUMLAUDE.
Foto Bersama Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat
Foto Bersama Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat

Read More..

Rabu, 16 Agustus 2017

Universitas Esa Unggul Bersama Kopertis Wilayah III Jakarta dan Beberapa Perguruan Tinggi Jakarta Berpartisipasi Aktif Membantu Masyarakat Belitung Timur Korban Bencana Banjir Bandang




Esa Unggul Peduli Belitung
Esa Unggul Peduli Belitung

Universitas Esa Unggul Bersama Kopertis Wilayah III Jakarta dan Beberapa Perguruan Tinggi Jakarta Berpartisipasi Aktif Membantu Masyarakat Belitung Timur Korban Bencana Banjir Bandang

Kopertis Wilayah III Jakarta mengambil inisiatif untuk terlibat langsung dalam upaya membantu masyarakat Belitung Timur korban musibah banjir bandang. Mendirikan pusat bantuan dan posko relawan tepat berada di pusat bencana, Dusun Canggu, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung timur 26 Juli – 03 Agustus 2017.
Tim Universitas Esa Unggul yang terdiri dari Bapak Mury Kuswari, Bapak Barika, Teuku Ilhamsyah Putra dan I Made Sulang Aryawan tiba di Tanjung Pandan pada Hari Kamis, 27 Juli 2017 kemudian tim melanjutkan perjalanan ke Dusun Canggu, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur untuk bergabung bersama Tim Kopertis Wilayah III Jakarta.  Dusun Canggu merupakan daerah terparah, dimana bendungan Pice Besar berada. Melibatkan tidak kurang 13 universitas yang tergabung dalam binaan Kopertis Wilayah III Jakarta yang terdiri dari 8 orang dokter, 17 tenaga medIs, 2 psikolog, 9 juru masak dan 35 tenaga umum. Kegiatan yang dilakukan berupa pelayanan kesehatan umum dan kesehatan gigi, pelayanan dalam bidang pemulihan pasca bencana untuk anak-anak, kegiatan sosial  membantu pemulihan rumah warga terdampak bencana dan fasilitas umum serta bantuan langsung kepada masyarakat.
Universitas Esa Unggul Bersama Kopertis Wilayah III Jakarta
Universitas Esa Unggul Bersama Kopertis Wilayah III Jakarta
Kegiatan sosial berupa pembongkaran rumah, pembersihan jalan dan pembersihan rumah warga di seputar Dusun Canggu. Kegiatan ini berhasil melakukan pembongkaran rumah warga sebanyak 3 unit, perbaikan SDN 7 dan perbaikan jalan desa di Dusun Canggu. Kegiatan pendidikan untuk anak dilakukan di SDN 3, SDN 7, SDN 9 dan SDN 21 yang tersebar di wilayah Gantung. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian motivasi, pembagian seragam sekolah, buku sekolah, sepatu dan trauma healing untuk anak.
Pemberian Bantuan Langsung Kopertis Wilayah III Jakarta
Pemberian Bantuan Langsung Kopertis Wilayah III Jakarta
Kegiatan kesehatan dilkukan pada beberapa titik : Puskesmas Gantung, Kunjungan ke rumah-rumah pasien, Posko Koramil, Balai Desa Meranteh dan Gedung MPB Dusun Canggu. Total pasien yang dilayani untuk kesehatan umum sebanyak 480 orang yang datang langsung ke Posko dan sebanyak 137 pasien yang dikunjungi ke rumah. Untuk kesehatan gigi dan mulut tim kedokteran gigi juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat sebelum melakukan tindakan. Dalam kegiatan ini tiga penyakit yang sering ditemui adalah hipertensi (daerah tinggi), infeksi saluran pernapasan atas (batuk pilek) dan osteorthritis (penyakit sendi tua) dengan variasi penyakit lain berupa penyakit kulit.
Kegiatan Sosial Berupa Pembongkaran Rumah
Kegiatan Sosial Berupa Pembongkaran Rumah
Pemberian Motivasi dan Pemeriksaan Kesehatan
Pemberian Motivasi dan Pemeriksaan Kesehatan
Bantuan langsung yang diserahkan pada masyarakat berupa penampung air, kasur, sajadah, mukena, sarung, seragam SD, buku, alat tulis dan sepatu. Bantuan diserahkan di Dusun Canggu, Dusun Seberang, Dusun Slingsing, Kampung Bugis, Dusun Meranteh dan Bukit Penyu.
Pelepasan Tim oleh Bupati Belitung Timur Bapak Yuslih Ihza
Pelepasan Tim oleh Bupati Belitung Timur Bapak Yuslih Ihza

Read More..

Senin, 14 Agustus 2017

Lewat Seminar Anti Tembakau, Esa Unggul Ajak Mahasiswa Baru Hindari Merokok


Fuad Baradja saat mengisi seminar mengenai Bahaya merokok saat Workshop Pre University
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Merokok menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan oleh berbagai kalangan. Tua muda, laki-laki atau wanita, miskin atau kaya saat ini sudah menganggap merokok adalah aktivitas biasa. Untuk menyadarkan dampak besar yang akan dihadapi saat seseorang menjadi perokok aktif, Universitas Esa Unggul mengadakan seminar bersama masyarakat anti tembakau kepada para mahasiswa baru yang baru saja masuk.
Fuad Baradja, salah satu pemateri yang juga sebagai duta WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau) mengatakan dewasa ini rokok menjadi semacam tren yang digandrungi oleh anak muda. Hal ini tidak terlepas dari adanya peran pergaulan lingkungan dan media.
“Saat ini kesadaran kesehatan memang semakin naik, namun ini dibarengi oleh naiknya jumlah perokok aktif yang ada di Indonesia. Hal ini memang disebabkan karena pergaulan yang semakin bebas dan peran media baik yang konvensional maupun sosial media ,” ujar Fuad saat menyampaikan materi Workshop Pre University Universitas Esa Unggul di Ballroom Aula Kemala, Jakarta Barat, Jumat (10/08/2017 ).
Untuk itu penting menggalakkan seminar tentang bahaya merokok kepada anak muda ucap fuad, ia pun melanjutkan anak muda saat ini masih menjadi objek penjualan dari perusahaan-perusahaan rokok karena anak muda merupakan kalangan yang paling rentan terkena penyebaran pengaruh rokok.
“Anak muda inikan kalangan yang belum terkena pengaruh dari merokok, nah lebih mudah kan untuk mencegah kepada orang-orang yang belum kecanduan merokok seperti anak-anak muda ini, ketimbang memberikan penyuluhan kepada yang sudah kecanduan akut” katanya.
Mantan Pemain Sinetron Jin dan Jun ini menambahkan jika selama ini stereotip mengenai rokok dapat menghasilkan inspirasi dan menambahkan produktivitas saat bekerja, hal itu hanyalah pembelaan dari kalangan yang memang sudah kecanduan merokok.
“Selama ini banyak orang berpikiran salah mengenai merokok, anggapan ini timbul kebanyakan dari para pecandu rokok akut yang hanya membela diri karena mengganggap produktivitas kinerjanya terbantu karena merokok, padahal semua itu sangatlah salah dan tidak ada korelasinya,” jelas Fuad.
Dia pun berharap dari acara seminar anti merokok ini dapat menumbuhkan kembali kepedulian anak muda terhadap buruknya seseorang yang mencoba untuk merokok serta betapa berbahayanya asap rokok. “Dari hasil seminar pada mahasiswa baru ini saya berharap mereka dapat lebih aware mengenai bahaya merokok, jangan sampai mereka terbawa oleh lingkungan mereka, ditambah iklan-iklan rokok ini seharusnya tidak lagi menyasar kepada kegiatan dan aktivitas anak muda seperti konser dan lain-lainnya,” tutupnya.
Seminar dan workshop Esa Unggul merupakan rangkaian dari acara Pra Education University (Pre University) yang diadakan oleh pihak kampus untuk memperkenalkan kehidupan dan kegiatan seputar kampus kepada para mahasiswa tahun ajaran baru. Sebanyak 1300 mahasiswa baru menghadiri workshop dan seminar yang diadakan di Ballroom Aula Kemala, acara Seminar dan workshop sendiri berlangsung dari tanggal 07 hingga 11 Agustus 2017.

Read More..

Realted Posts